Newest Post
Archive for October 2013
PENELITIAN
Topik : Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Cabe Rawit (Capsicum frustescens)
Tujuan : Untuk mengamati dan memahami bagaimana pertumbuhan dan perkembangan Cabe Rawit (Capsicum frustescens).
Waktu : Selasa, 1 Oktober 2013
Tempat : SMAN 1 Sangatta Utara
1.1 Alat 1. Pot tanaman 2. Penggaris 3. Kamera 4. Alat tulis 5. Mangkuk kecil
1.2 Bahan
1. Bibit cabe rawit (Capsicum frustescens)
2. Tanah pupuk
3 . Air
II. CARA KERJA
1. Mengisi air ke dalam mangkuk kecil plastik.
2. Merendam bibit tanaman cabe rawit (Capsicum frustescens) ke dalam mangkuk kecil plastik tersebut selama semalaman (± 24 jam).
3. Menyiapkan tanah pupuk jadi kemudian membuatnya ke dalam pot.
4. Mengambil beberapa bibit tanaman cabe rawit (Capsicum frustescens) yang bagus dan meletakkannya ke dalam pot yang sudah berisi tanah tadi.
5. Menyiram tanaman tersebut setiap 2 kali/hari yaitu pagi jam 07.00 Wita dan sore sebelum jam 19.00 Wita.
6. Melakukan pengamatan terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe rawit tersebut selama ± 2 bulan.
10. Menganalisa
hasil pengamatan yang dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan
pembuatan laporan hasil pengamatan.
III. TEORI DASAR
Fisiologi tumbuhan adalah suatu bidang ilmu yang mengkaji fenomena-fenomena penting di dalam tumbuhan. Dalam kajian ini dipelajari proses dan fungsi yang menyangkut tanggapan tumbuhan terhadap perubahan-perubahan lingkungan, dan pertumbuhan serta perkembangannya sebagai hasil dari respon tersebut. Proses berarti suatu kejadian di alam yang terjadi secara berkesinambungan. Contoh proses yang terjadi di dalam tubuh tumbuhan misalnya fotosintesis, respirasi, penyerapan ion, angkutan, membuka dan menutupnya stomata, asimilasi, transpirasi, perbungaan dan pembentukan biji. Fungsi menunjukkan aktivitas benda-benda di alam, apakah itu sel, jaringan, organ, bahan-bahan kimia atau apa saja. Tugas kedua fisiologi tumbuhan adalah menjabarkan dan menjelaskan fungsi setiap jenis organ, jaringan, sel dan organ seluler dalam tumbuhan dan juga fungsi setiap komponen kimia, apakah itu ion, molekul atau makromolekul. Tetapi oleh karena itu proses-proses dan fungsi-fungsi tersebut sangat tergantung dan termodifikasi oleh faktor-faktor lingkungan seperti cahaya dan suhu, maka tugas ketiga fisiologi tumbuhan adalah menjabarkan dan menjelaskan bagaimana proses-proses dan fungsi-fungsi tadi dapat bereaksi terhadap perubahan lingkungan (Sastamihardja, 1996).
Inti sari dari semua sasaran fisiologi tumbuhan adalah untuk menyusun secara detil dan luas (comprehensive) semua kejadian alam yang terjadi dalam tumbuhan sehingga kita mengerti pertumbuhan, perkembangan dan gerak yang terjadin pada tumbuhan.
III. TEORI DASAR
Fisiologi tumbuhan adalah suatu bidang ilmu yang mengkaji fenomena-fenomena penting di dalam tumbuhan. Dalam kajian ini dipelajari proses dan fungsi yang menyangkut tanggapan tumbuhan terhadap perubahan-perubahan lingkungan, dan pertumbuhan serta perkembangannya sebagai hasil dari respon tersebut. Proses berarti suatu kejadian di alam yang terjadi secara berkesinambungan. Contoh proses yang terjadi di dalam tubuh tumbuhan misalnya fotosintesis, respirasi, penyerapan ion, angkutan, membuka dan menutupnya stomata, asimilasi, transpirasi, perbungaan dan pembentukan biji. Fungsi menunjukkan aktivitas benda-benda di alam, apakah itu sel, jaringan, organ, bahan-bahan kimia atau apa saja. Tugas kedua fisiologi tumbuhan adalah menjabarkan dan menjelaskan fungsi setiap jenis organ, jaringan, sel dan organ seluler dalam tumbuhan dan juga fungsi setiap komponen kimia, apakah itu ion, molekul atau makromolekul. Tetapi oleh karena itu proses-proses dan fungsi-fungsi tersebut sangat tergantung dan termodifikasi oleh faktor-faktor lingkungan seperti cahaya dan suhu, maka tugas ketiga fisiologi tumbuhan adalah menjabarkan dan menjelaskan bagaimana proses-proses dan fungsi-fungsi tadi dapat bereaksi terhadap perubahan lingkungan (Sastamihardja, 1996).
Inti sari dari semua sasaran fisiologi tumbuhan adalah untuk menyusun secara detil dan luas (comprehensive) semua kejadian alam yang terjadi dalam tumbuhan sehingga kita mengerti pertumbuhan, perkembangan dan gerak yang terjadin pada tumbuhan.
Cabe
merupakan tanaman perdu dari famili terong-terongan yang memiliki nama
ilmiah Capsicum frustescens. Cabe berasal dari benua Amerika tepatnya
daerah Peru dan menyebar ke negara-negara benua Amerika, Eropa dan Asia
termasuk Negara Indonesia. Tanaman cabe banyak ragam tipe pertumbuhan
dan bentuk buahnya. Diperkirakan terdapat 20 spesies yang sebagian besar
hidup di Negara asalnya. Masyarakat pada umumnya hanya mengenal
beberapa jenis saja, yakni Cabe besar, cabe
keriting, cabe rawit dan paprika. Secara umum cabe memiliki banyak
kandungan gizi dan vitamin. Diantaranya Kalori, Protein, Lemak,
Kabohidarat, Kalsium, Vitamin A, B1 dan Vitamin C. Selain
digunakan untuk keperluan rumah tangga, cabe juga dapat digunakan untuk
keperluan industri diantaranya, Industri bumbu masakan, industri
makanan dan industri obat-obatan atau jamu.

